Jan 28, 2014

Cinta di Dalam Gelas

Cinta di Dalam GelasCinta di Dalam Gelas by Andrea Hirata
My rating: 4 of 5 stars

Ini karya Andrea Hirata saya yang kedua setelah Padang Bulan. Semua karakter bagi saya baru. Saya hanya pernah menonton filmnya saja (itupun hanya Laskar Pelangi, sisanya belum pernah, entah kenapa.. hehehe).
Harus saya akui, Andrea Hirata memiliki kekuatan tersendiri dalam bercerita (bahasanya dimirip-miripin critics biar keren). Ini entah memang ia pandai bercerita atau saya yang kurang pandai mengkritisi karya sastra (asik), tapi hampir selalu jantung saya berlari cepat setiap kali ia menceritakan dengan detil gerak-gerik pion-pion catur Maryamah dan lawan mainnya. Hal yang baru saya sadari: memang benar, permainan catur merupakan permainan yang merepresentasikan perang yang sebenarnya. Bagaimana sang panglima perang (atau siapapun itu yang bertugas memimpin perang) mengatur strategi agar kerajaannya tidak runtuh dengan mengerahkan semua tenaga yang ada di istana dan mengamankan sang raja. Luar biasa bodoh diri ini, baru disadari sekarang...
Adalagi yang namanya Buku Besar Peminum Kopi yang berisikan profil para peminum kopi yang pernah mampir di warung kopi pamannya Ikal. Lengkap dengan detil-detil seperti usia, jenis kopi favorit, takaran sendok kopi dan gula, bahkan berapa putaran sendoknya. Huah!
Kemudian juga, yang saya suka suka bgt bgt bgt kya :3 itu ya si Maryamah yang prinsipnya merupakan prinsip yang mau saya pegang (baru mau, sih, belum bisa dipegang):
Melalui Maryamah, aku belajar menaruh hormat pada orang yang menegakkan martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan membangun pikiran negatif tentang orang lain.

Pokoknya buku ini seperti meninggikan martabat perempuan (asik), tapi memang harus jatuh dulu ya, sebelum akhirnya bangkit... (Yaiyalah, kalau nggak jatuh dulu namanya bukan bangkit, tapi stand still)

View all my reviews

No comments: